Senin, 11 September 2017

Trunking menggunakan 2 Switch pada 3 segmen VLAN di Cisco Packet Tracer




  • Tujuan Kegiatan :


1. Siswa dapat mengetahui apa itu Trunking
2. Siswa dapat Standart IEEE 802.IQ
3. Siswa dapat mengetahui cara Konfigurasi Trunking pada Cisco Packet Tracer

  • Dasar Teori :
Jika menggunakan vlan dalam jaringan yang mempunyai beberapa switch yang saling berhubungan antar VLAN, maka dibutuhkan VLAN trunk. Switch memerlukan cara untuk mengidentifikasi VLAN dari mana frame tersebut dikirim saat mengirim sebuah frame ke switch lain. VLAN trunking mengizinkan switch memberikan tagging setiap frame yang dikirim antar switch sehingga switch penerima mengetahui termasuk dari VLAN mana frame tersebut dikirim. Beberapa VLAN yang mempunyai lebih dari satu switch dapat didukung dengan adanya VLAN trunking.Ilustrasi:Misal, saat Switch1 menerima sebuah broadcast dari sebuah piranti didalam VLAN1, ia perlu meneruskan broadcast ke SwitchB. Sebelum mengirim frame, SwitchA menambahkan sebuah header kepada frame Ethernet aslinya; heder baru tersebut mengandung informasi VLAN didalamnya. Saat SwitchB menerima frame tersebut, ia mengetahui dari headernya bahwa frame tersebut berasal dari piranti pada VLAN1, maka SwitchB mengetahui bahwa ia seharusnya meneruskan broadcast frame hanya kepada port2 pada VLAN1 saja dari Switch tersebut.Switch yang mendukung dua VLAN trunking protokol yang berbeda, Inter-switch link (ISL) dan IEEE 802.1Q.Encapsulation: proses transmisi lalu lintas jaringan yang menggunakan satu protokol jaringan dengan mengemasnya ke dalam protokol jaringan lain

  • Standar IEE 802.1.q
IEEE 802.1Q, atau VLAN Tagging,adalah sebuah jaringan yang ditulis oleh standar IEEE 802.1 mengizinkan beberapa workgroup bridge jaringan untuk berbagi transparan link jaringan fisik yang sama tanpa kebocoran informasi antara jaringan. IEEE 802.1Q — along with its shortened form dot1q — is commonly used to refer to the encapsulation protocol used to implement this mechanism over Ethernet networks. IEEE 802.1Q - bersama dengan bentuk singkatdot1q - biasanya digunakan untuk merujuk pada enkapsulasi protokol yang digunakan untuk menerapkan mekanisme ini melalui Ethernet jaringan. 

IEEE 802.1Q mendefinisikan arti dari sebuah Virtual LAN (VLAN) yang berkaitan dengan Model Konseptual Tertentu yang mendukung bridging pada lapisan MAC dan ke 802.1D IEEEprotokol spanning tree. Protokol ini memungkinkan untuk setiap VLAN untuk berkomunikasi dengan satu sama lain dengan menggunakan sebuah switch dengan kemampuan lapisan-3, atau router. Protokol ini memungkinkan untuk setiap VLAN untuk berkomunikasi dengan satu sama lain dengan Menggunakan sebuah saklar dengan lapisan-3 kemampuan, atau router.

  • Langkah Kerja :
1. Buka Cisco Packet Tracer lalu buatlah topologi seperti berikut ini :



2. Lalu buat Segmentasi VLANnya, untuk segmentasi VLAN-nya bisa kunjungi ke http://allaboutnetwork-r.blogspot.co.id/2017/08/segmentasi-vlan-menggunakan-aplikasi.html

3. Kemudian kita trunk Switch pertama dan Switch yang kedua, klik Pc admin->desktop->terminal->ok.

4. Masukan perintah seperti berikut ini (dan jiga berhasil maka seperti ini).


5. Lalu langkah selanjutnya kita coba test ping antara pc 12 ke pc 6.


Hasilnya cantik bukan? nah langkah selanjutnya kita coba test ping ke pc 2



Begini lah hasilnya.

  • Pembahasan :
Saat test ping dari pc 12 ke pc 6 berhasil karena dalam satu segmen VLAN, sedangkan dari pc 12 ke pc 2 hasilnya Request Timed Out (RTO) karena berbeda segmen.



  • Kesimpulan :
Sistem trunking sangat cocok digunakan untuk jaringan yang bersifat beda ruangan atau gedung agar tidak perlu mengkonfigurasi satu persatu dan dapat mencegah terjadinya Collision.

Sekian dan terima kasih semoga bermanfaat guys









Konfigurasi Secure Device Access (Keamanan) di Switch Menggunakan Cisco Packet Tracer


Hai guys, saya akan mempublikasikan hasil percobaan saya, yaitu "Konfigurasi Secure Device Access dengan Switch menggunakan Cisco Packet Tracer".

  • Tujuan Kegiatan :
1. Siswa dapat mengetahui cara mengkonfigurasi switch.
2. Siswa dapat mengetahui cara menambahkan password pada switch.

  • Dasar Teori :

Secure Device Access merupakan suatu konfigurasi pada switch yang berfungsi untuk melindungi atau mengamankan konfigurasi yang telah dibuat user agar tidak sembarang orang dapat mengaksesnya. Berikut jenis jenis pengaman pada Secure Device Access diantaranya :

1.Enable Password
Enable password merupakan pengaman pada saat user ingin mengakses switch pada pertama kali menggunakan  user exec mode (switch>).

2.Enable Secret
Enable Secret merupakan pengaman pada saat user ingin memasuki Priveledge exec mode (switch#).

3.Console Password
Merupakan pengaman yang sama dengan enable password.

4.VTY Password
VTY (Virtual Teletype) merupakan pengaman untuk mengakses switch dari jarak jauh. Pengaman ini membutuhkan TelNet untuk bisa menghubungkan switch.

  • Langkah Kerja :
1. Buka aplikasi Cisco Packet Tracer dan buatlah skema seperti berikut.

                                   

2. Klik icon switch lalu masuk ke menu CLI.


3. Kemudian kita masukan perintah untuk membuat password pada switch seperti berikut ini :
Switch>en
Switch#config t
Switch(config)#enable password
Switch(config)#line console 0
Switch(config-line)#password restu
Switch(config-line)#exec-timeout 5 0
Switch(config-line)#login
Switch(config-line)#exit
Switch(config)#exit





enable berfungsi agar user memasuki priviledge mode.
configure terminalberfungsi agar user memasuki Global Configuration Mode.
* line console 0 berfungsi untuk memasuki Specific Configuration Mode.
password : berfungsi untuk mengatur password yang akan digunakan.
exec-timeout 5 0berfungsi untuk mengatur switch jika 5menit 0detik tidak lagi digunakan, makan akan meminta kembali password untuk memasuki configurasi kembali.
loginberfungsi agar password yang telah diatur sebelumnya digunakan pada saat user ingin memasuki mode konfigurasi.
exitberfungsi agar user keluar dari konfigurasi.

4. Langkah selanjutnya akan diminta untuk memasukan password yang telah dibuat tadi.





Catatan : Jangan kaget saat memasukan password, passwordnya tidak terlihat. Ini berguna agar tidak dapat diketahui oleh orang lain selain anda.

5. Agar password switch semakin kuat, kita masukan perintah enable secret seperti berikut :

Switch>en
Switch#config t
Switch(config)#line console 0
Switch(config-line)#enable secret restu1
Switch(config)#exit
Switch#




6. Setelah perintah tersebut kita masukan, kita akan dimintai password kembali. Tetapi untuk kali ini kita dimintai password dua kali.

  • Password pertama yang diawal tadi.
  • Password kedua yang baru saja kita perintahkan.




7. Agar switch dapat diakses dari jarak jauh, kita masukan VTY password seperti berikut 
:
Switch>en
Password: 
Switch#config t.
Switch(config)#line vty 0 4
Switch(config-line)#password restuwibisana
Switch(config-line)#exec-timeout 5 0
Switch(config-line)#login
Switch(config-line)#exit
Switch(config)#exit



8. Kita cek kembali perintah yang sudah kita masukan apa sudah benar-benar masuk apa belum, kita ketik saja show run.




  • Kesimpulan :
Keamanan suatu perangkat sangatlah penting agar apa yang kita punya tidak di terbobol oleh orang lain. Oleh karena itu sangat perlu digunakannya password/pengaman agar tidak terbobol oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, apalagi jika password/pengamannya ganda.

Sekian dan terima kasih semoga bermanfaat sob...


Organisasi Standarisasi Jaringan Komputer


1. Internet Engineering Task Force (IETF)





         Internet Engineering Task Force (disingkat IETF), merupakan sebuah organisasi yang menjaring banyak pihak (baik itu individual ataupun organisasional) yang tertarik dalam pengembangan jaringan komputer dan Internet.Organisasi ini diatur oleh IESG (Internet Engineering Steering Group), dan diberi tugas untuk mempelajari masalah-masalah teknik yang terjadi dalam jaringan komputer dan Internet, dan kemudian mengusulkan solusi dari masalah tersebut kepada IAB (Internet Architecture Board). Pekerjaan IETF dilakukan oleh banyak kelompok kerja (disebut sebagai Working Groups) yang berkonsentrasi di satu bagian topik saja, seperti halnya keamanan, routing, dan lainnya.Merupakan badan dunia yang menjadi kunci di balik perkembangan Internet, yang biasa mengambil jalan demokratis, terbuka, open standard, praktis dalam mengadopsi yang terbaik yang ada di lapangan, dan yang lebih penting lagi IETF lebih cepat berkembang dan terkenal dalam komunikasi data dan Internet.IETF merupakan pihak yang mempublikasikan spesifikasi yang membuat standar protokol TCP/IP.

2. International Telecomunications Union (ITU)






        International Telecommunication Union (ITU) adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan untuk membakukan dan meregulasi radio internasional dan telekomunikasi. ITU didirikan sebagai International Telegraph Union di Paris pada tanggal 17 Mei 1865. Tujuan utamanya meliputi standardisasi, pengalokasian spektrum radio, dan mengorganisasikan perjanjian rangkaian interkoneksi antara negara-negara berbeda untuk memungkinkan panggilan telepon internasional. Fungsinya bagi telekomunikasi hampir sama dengan fungsi UPU bagi layanan pos. ITU merupakan salah satu agensi khusus PBB, yang bermarkas di Jenewa, Switzerland, di samping gedung utama kampus PBB. ITU terdiri dari tiga biro:

  • Biro Telekomunikasi (ITU-T)
  • Biro Radiokomunikasi (ITU-R)
  • Biro Pengembangan (ITU-D)
3. International Standards Organization (ISO)




      ISO adalah badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap negara. Dikarenakan singkatan dari masing-masing bahasa berbeda (IOS dalam bahasa Inggris dan OIN dalam bahasa Perancis) maka para pendirinya menggunakan singkatan ISO, (diambil dari bahasa Yunani: isos) yang berarti sama (equal). Penggunaan ini dapat dilihat pada kata isometrik atau isonomi.
      Didirikan pada 23 Februari 1947, ISO menetapkan standar-standar industrial dan komersial dunia. ISO merupakan lembaga nirlaba internasional, pada awalnya dibentuk untuk membuat dan memperkenalkan standardisasi internasional untuk apa saja. Standar yang sudah kita kenal antara lain standar jenis film fotografi, ukuran kartu telepon, kartu ATM Bank, ukuran dan ketebalan kertas dan lainnya.
      Dalam menetapkan suatu standar tersebut mereka mengundang wakil anggotanya dari 130 negara untuk duduk dalam Komite Teknis (TC), Sub Komite (SC) dan Kelompok Kerja (WG). Peserta ISO termasuk satu badan standar nasional dari setiap negara dan perusahaan-perusahaan besar.ISO bekerja sama dengan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) yang bertanggung jawab terhadap standardisasi peralatan elektronik.

4. American National Standards Institute (ANSI)




      American National Standards Institute didirikan pada tanggal 19 Oktober 1918 dengan misi untuk meningkatkan daya saing global bagi bisnis dan kualitas hidup Amerika Serikat dengan mempromosikan serta memfasilitasi standar konsensus sukarela dan sistem penilaian kesesuaian.
      Adalah sebuah lembaga nirlaba swasta yang mengawasi pengembangan standar konsensus sukarela untuk produk, jasa, proses, sistem, dan personel di Amerika Serikat. Lembaga tersebut mengawasi pembuatan, diberlakukannya, dan penggunaan ribuan norma dan pedoman yang secara langsung berdampak bisnis di hampir setiap sektor. Lembaga tersebut juga mengkoordinasikan standar Amerika Serikat dengan standar internasional sehingga produk-produk Amerika Serikat dapat digunakan di seluruh dunia. Lembaga tersebut memberi akreditasi untuk standar yang yang dikembangkan oleh perwakilan dari lembaga pengembang standar, instansi pemerintah, kelompok konsumen, perusahaan, dan lain-lain. Standar tersebut memastikan agar karakteristik dan kinerja produk yang konsisten sehingga masyarakat menggunakan definisi dan istilah yang sama, dan produk diuji dengan cara yang sama. ANSI juga memberi akreditasi bagi organisasi yang melaksanakan sertifikasi produk atau personel sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam standar internasional.
     ANSI adalah lembaga amerika yang mengeluarkan standard ASCII (American Standard Code for Information Interchange).ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya 124 adalah untuk karakter “|”. Ia selalu digunakan oleh komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks. Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 8 bit. Dimulai dari 00000000 hingga 11111111. Total kombinasi yang dihasilkan sebanyak 256, dimulai dari kode 0 hingga 255 dalam sistem bilangan Desimal.
      SQL adalah standar ANSI (American National Standards Institute) bahasa pemrograman untuk mengakses dan memanipulasi database. Statemen SQL digunakan untuk menerima, mengubah dan menghapus data. SQL bekerja dengan berbagai sistem database antara lain MS Access, DB2, Informix, MS SQL Server, Oracle, Sybase, dll.

5. Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE)


       IEEE adalah organisasi internasional, beranggotakan para insinyur, dengan tujuan untuk mengembangan teknologi untuk meningkatkan harkat kemanusiaan.Sebelumnya IEEE memiliki kepanjangan yang dalam Indonesia berarti Institut Insinyur Listrik dan Elektronik (Institute of Electrical and Electronics Engineers). Namun kini kepanjangan itu tak lagi digunakan, selain untuk keperluan legal; sehingga organisasi ini memiliki nama resmi IEEE saja.
       IEEE adalah sebuah organisasi profesi nirlaba yang terdiri dari banyak ahli di bidang teknik yang mempromosikan pengembangan standar-standar dan bertindak sebagai pihak yang mempercepat teknologi-teknologi baru dalam semua aspek dalam industri dan rekayasa (engineering), yang mencakup telekomunikasi, jaringan komputer, kelistrikan, antariksa, dan elektronika.[butuh rujukan]
       IEEE memiliki lebih dari 415.000 anggota individual yang tersebar dalam lebih dari 150 negara[2]. Aktivitasnya mencakup beberapa panitia pembuat standar, publikasi terhadap standar-standar teknik, serta mengadakan konferensi.

6. Federal Communications Commision (FCC)



       Federal Communications Commission (FCC) adalah Lembaga independen dari pemerintah Amerika Serikat, dibuat oleh undang-undang kongresional dan dengan mayoritas komisaris yang ditunjuk oleh Presiden saat ini. Pekerjaan FCC mengarah ke enam gol di bidang broadband, kompetisi, frekuensi radio, Media, keselamatan publik dan keamanan dalam negeri. Komisi ini juga dalam proses untuk modernisasi itu sendiri.
      FCC dibentuk oleh Communications Act of 1934 untuk menggantikan fungsi regulasi radio dari Federal Radio Commission. FCC mengambil alih kawat regulasi komunikasi dari Interstate Commerce Commission. Yurisdiksi mandat FCC mencakup 50 negara bagian, District of Columbia, dan Harta AS. FCC juga menyediakan beragam derajat kerjasama, pengawasan, dan kepemimpinan bagi tubuh komunikasi serupa di negara lain dari Amerika Utara. FCC didanai sepenuhnya oleh biaya regulasi. Ini memiliki perkiraan anggaran fiskal 2011 sebesar US$335.8 juta dan mengusulkan anggaran fiskal 2012 dari $354.2 juta. Lembaga ini memiliki 1.898 karyawan federal.

7. Telecommunication Indrustries Association (TIA)



     Telecommunication Industries Association (TIA) adalah suatu organisasi terpisah yang diakui oleh ANSI dan bekerjasama dengan Asosiasi Industri Elektronika (EIA). TIA dikenal terbaik untuk mengembangkan standard pemasangan kabel menggunakan disain dan instalasi sistem pemasangan kabel yang ter-koordinasi. Sehingga mampu untuk mendukung suatu cakupan aplikasi yang luas dan memenuhi kebutuhan kecepatan yang tinggi pada masa kini dan mendatang.

Sekian dan terima kasih guys semoga bermanfaat....

Rabu, 30 Agustus 2017

Segmentasi VLAN Menggunakan Aplikasi Cisco Packet Tracer


Halo sobat, mungkin sebelumnya kalian tau sayang pernah memposting tentang membuat VLAN menggunakan Cisco Packet Tracer, nah sekarang saya akan menjelaskan tentang Segmentasi VLAN.


  • Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu memahami VLAN
2. Siswa mampu memahami Segmentasi VLAN
3. Siswa mampu membuat VLAN
4. Siswa mampu mengkonfigurasi VLAN
 

  • Alat dan Bahan
1. 1 buah PC atau bisa menggunakan laptop
2. Aplikasi Cisco Packet Tracer
 
  • Dasar Teori
Pemanfaatan teknologi jaringan komputer sebagai media komunikasi data hingga saat
ini semakin meningkat. Kebutuhan atas penggunaan bersama resources yang ada dalam
jaringan baik software maupun hardware telah mengakibatkan timbulnya berbagai
pengembangan teknologi jaringan itu sendiri. Seiring dengan semakin tingginya tingkat
kebutuhan dan semakin banyaknya pengguna jaringan yang menginginkan suatu bentuk
jaringan yang dapat memberikan hasil maksimal baik dari segi efisiensi maupun peningkatan keamanan jaringan itu sendiri. Berlandaskan pada keinginan-keinginan tersebut, maka upaya-upaya penyempurnaan terus dilakukan oleh berbagai pihak. Dengan memanfaatkan berbagai teknik khususnya teknik subnetting dan penggunaan hardware yang lebih baik (antara lain switch) maka muncullah konsep Virtual Local Area Network (VLAN) yang diharapkan dapat memberikan hasil yang
lebih baik dibanding Local area Network (LAN).
 
  • Pengertian VLAN
Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port.

Sebuah VLAN memungkinkan seorang Administrator untuk menciptakan sekelompok peralatan yang secara logic dihubungkan satu sama lain. Dengan VLAN, kita dapat membagi jaringan switch secara logik berdasarkan fungsi, departemen atau project team.

  • Keuntungan VLAN
Penerapan sebuah teknologi VLAN memungkinkan sebuah jaringan menjadi lebih fleksibel untuk mendukung tujuan bisnis. Berikut ini beberapa keuntungan menggunakan VLAN:
•Security– Departemen yang memiliki data sensitive terpisah dari jaringan yang ada, akan mengurangi peluang pelanggaran akses ke informasi rahasia dan penting.
• Cost reduction – Penghematan biaya dihasilkan dari tidak diperlukannya biaya yang mahal untuk upgrades jaringan dan efisiensi penggunaan bandwidth dan uplink yang tersedia.
• Higher performance – Dengan membagi jaringan layer 2 menjadi beberapa worksgroup secara logik (broadcast domain) mengurangi trafik yang tidak diperlukan pada jaringan dan meningkatkan performa.kjk
• Broadcast storm mitigation – Dengan membagi sebuah jaringan menjadi VLAN mengurangi jumlah peralatan yang berpartisipasi dalam broadcast storm.
• Improved IT staff efficiency – Dengan VLAN pengelolaan jaringan lebih mudah, karena user-user dengan kebutuhan jaringan yang sama berbagi VLAN yang sama.
• Simpler project or application management – Memiliki fungsi-fungsi terpisah mempermudah pengelolaan sebuah project atau bekerja dengan aplikasi khusus.

  • Segmentasi VLAN
Segmentasi VLAN adalah kegiatan membagi suatu VLAN yang mempunyai banyak anggota kedalam beberapa VLAN yang berbeda.Kegiatan membagi ini bertujuan agar mengurangi Collision dan Bottleneck dalam suatu jaringan.

  • Langkah kerja
1. Buka aplikasi Cisco Packet Tracer
2. Masukkan 1 buah PC dan 1 buah switch 24 port, Hubungkan dengan kabel console, di PC     menggunakan port RS232 dan di switch menggunakan port Console.


 3. Masukkan PC dan hubungkan dengan switch menggunakan kabel straight, keduanya            memakai  port Fast Ethernet.(Anda bisa memasukkan PC sesuai keinginan anda).


 5. Beri masing-masing PC IP address dan Subnet Mask (Kecuali PC0).



PC1: IP address    : 192.168.70.1
         Subnet mask : 255.255.255.0
PC2: IP address    : 192.168.70.2
         Subnet mask : 255.255.255.0
PC3: IP address    : 192.168.70.3
         Subnet mask : 255.255.255.0
PC4: IP address    : 192.168.70.4
         Subnet mask : 255.255.255.0
PC5: IP address    : 192.168.70.5
         Subnet mask : 255.255.255.0
PC6: IP address    : 192.168.70.6
         Subnet mask : 255.255.255.0
PC7: IP address    : 192.168.70.7
         Subnet mask : 255.255.255.0
PC8: IP address    : 192.168.70.8
         Subnet mask : 255.255.255.0
PC9: IP address    : 192.168.70.9
         Subnet mask : 255.255.255.0
PC10: IP address    : 192.168.70.10
         Subnet mask : 255.255.255.0  6. Klik salah satu PC (Selain PC0) --> Dekstop --> Comd. promt


7. Ping salah satu PC, lakukan menggunakan PC yang lain menge-ping ke PC yang lain juga. Bisa dipastian hasilnya akan berhasil. Langkah selanjutnya kita akan membuat PC1 hanya bisa mengakses PC2 dan seterusnya.


8. Buka PC0 --> dekstop --> terminal.
9. Lakukan perintah dalam kotak merah.

Hasilnya sesuai dengan kotak merah, ini yang menyebabkan setiap PC bisa saling terhubung dan hal ini rentan terhadap collision atau tabrakan. Mari kita mengurangi resiko tersebut dengan melakukan langkah berikutnya.
10. Lakukan perintah pada gambar dibawah ini.

Anda bisa mengubah nama VLAN dan nomer . 
11. Hasilnya akan menjadi seperti berikut,


Namun, PC belum dimasukkan pada bembagian vlan tersebut.
12.Masukkan perintah dibawah ini.

Sesuaikan dengan nomer 10 bila anda mengganti nomer Vlan.
13.Bila hasilnya sesuai dengan gambar dibawah ini, maka anda sudah berhasil.

14. Mari kita coba melakukan ping.


Dan tentu saja hasilnya sangat memuaskan bukan?

Mungkin sekian yang bisa saya sampaikan. Terima kasih banyak dan semoga bermanfaat....